Blog
Jangan Kau Buang Sampahmu Di Kebun Ku

Jangan Kau Buang Sampahmu Di Kebun Ku

Membuang sampah sembarangan adalah tindakan yang tidak terpuji bahkan akan mengancam kelestarian lingkungan. Perilaku untuk membuang sampah ditempat sampah serta mengelola sampah sudah menjadi pelajaran sejak kita duduk ditaman kanak-kanak. Namun kenapa perilaku membuang sampah sembarangan sepertinya sudah menjadi identitas bangsa Indonesia? apakah kamu juga seperti itu?

Perilaku membuang sampah disembarang tempat juga terjadi di Kebun kami, Kebun Kertamanah. Kebun teh kertamanah seolah-olah menjadi tempat pembuangan sampah (TPS) yang luas dan menjadi surga bagi orang-orang yang malas mengelola sampah mereka.

Alih fungsi lahan perkebunan teh di Afdeling Sukatinggal mejadi lahan pembuangan sampah warga.

Perilaku membuang sampah ini akan sangat berpengaruh pada kelestarian alam. Kebun kami menjadi rusak hingga berpotensi membunuh tanaman teh yang ada disekitar areal yang dijadikan tempat pembuangan sampah.

Sebagai manusia Indonesia yang beradab, mari kita benahi perilaku ini. Mari ktia sama-sama saling menghargai dan menjaga lingkungan kita agar tetap asri. Karena bencana yang timbul dari perilaku ini, tentu saja akan berdampak pada lingkungan disekitar juga.

Berikut ini, admin ingin mengajak pembaca semua untuk bijak mengelola sampah yang dihasilkan dari aktivitas kita semua terutama sampah rumah tangga.

Tujuan dari pengelolaan sampah adalah supaya sampah memiliki nilai ekonomi atau merubahnya menjadi bahan yang tidak membahayakan lingkungan. Dengan melakukan pengelolaan sampah rumah tangga yang benar, kamu dapat membantu untuk kejar mimpi menekan dampak negatif sampah terhadap lingkungan.

Sebelum mengerti cara mengolahnya, kita wajib tahu jenis sampah yang sering dikonsumsi di rumah tangga. Ada 2 jenis sampah rumah tangga, yaitu sampah organic dan sampah anorganik.

Sampah organik berasal dari bahan makanan yang kita konsumsi, seperti kulit sayur dan buah, cangkang telur, tulang ikan, tulang ayam, dan sebagainya. Sedangkan sampah anorganik adalah sampah seperti plastik, kartus, kertas, hingga barang elektronik.

Adapun cara untuk mengelola sampah dapat kita simak tipsnya sebagai berikut :

1. Pisahkan tempat sampah untuk organik & anorganik

Sediakan 2 tempat sampah untuk organik & anorganik. Pisahkan juga sampah-sampah yang kering supaya nantinya bisa kamu daur ulang tanpa terlihat kotor atau bau.

2. Ganti Alas Plastik Sampah menjadi Koran atau Kardus

Pasti banyak yang bertanya, gimana cara mengganti plastik yang biasa digunakan sebagai alas tempat sampah atau gimana cara membuang sampah yang benar? Saat sampah sudah dipilah dengan benar, maka kita tidak perlu lagi alas plastik. Kita bisa menggunakan koran, kardus, atau bahkan tanpa alas, langsung ke tempat sampahnya.

3. Ubah sampah organik menjadi pupuk kompos

Cara mengolah sampah rumah tangga berbahan organik yang paling ramah lingkungan adalah menjadikannya kompos untuk berkebun. Kalau kamu tidak suka berkebun, kamu tetap bisa menyumbangkan kompos kepada organisasi yang bergerak di bidang perkebunan, nantinya sampah-sampah ini akan lebih bermanfaat.

4. Mendaur ulang sampah anorganik kering

Kamu bisa membuat D.I.Y. barang-barang seperti botol bekas menjadi pot tanaman, kaleng menjadi tempat menyimpan bumbu. Selain itu, kamu juga bisa memilah sampah plastik tertutup seperti botol plastik yang dapat di daur ulang dan sampah plastik terbuka yang jika dihancurkan menjadi biji plastik. Kemudian sampah tersebut diberikan ke bank sampah. Hal ini membantu meringankan kerja para teman-teman pemulung.

5. Mengelola sampah berbahaya

Jangan membuang barang berbahaya dan mengandung kimia seperti baterai atau tinta printer ke tempat sampah biasa. Sampah yang mengandung kimia sangat berbahaya untuk lingkungan. Pisahkan sampah jenis ini dan bawa langsung ke pusat daur ulang sampah sehingga bisa dikelola dengan cara yang tepat. Untuk sampah elektronik yang sudah rusak, kamu bisa mengembalikannya ke perusahaan yang memproduksinya untuk mereka daur ulang menjadi produk elektronik baru.

6. Minimalisir konsumsi plastik atau sampah lainnya

Hal gampang yang bisa banget kita lakukan adalah kurangi produksi sampah sebisa mungkin. Misal belanja ke pasar bawa tas belanja sendiri, lalu kalau pergi bawa alat makan atau tempat minum sendiri supaya tidak ada plastik yang terbuang. Karena sampah sekecil apapun akan berdampak besar bagi lingkungan kita.

Berkontribusi terhadap lingkungan bisa dimulai dari lingkungan tempat tinggal kita. Belajar mengolah sampah rumah tangga tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan tetapi juga bisa mengasah kreativitas kita dan meningkatkan kepekaan terhadap barang yang kita beli. Yuk sama-sama kita berubah dan kejar mimpi untuk bumi yang hijau dan bersih dari sampah.

Dari sekarang, mari kita kelola sampah kita sendiri dan jangan menjadikan kebun kertamanah sebagai tempat pembuangan sampah demi kelangsungan lingkungan kita.

Referensi : https://kejarmimpi.id/sudah-tahu-cara-mengelola-sampah-di-rumah-ini-tips-mudahnya.html

Tags :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *